Bismillah...
Siapa yang tidak ingin fit di bulan Ramadhan, sehingga tetap terus beraktifitas dan berkreasi sekaligus berpuasa di bulan suci ini ? Tentulah pribadi yang ingin fit itu mencari upaya agar gaya hidupnya tetap sehat dan kuat. Berikut tips dari para dokter sebagai wacana untuk kita semua.
1. Tips Sahur yang Sehat
- Konsumsilah makanan yang dicerna dalam jangka waktu lama dibandingkan mengonsumsi makanan yang cepat dicerna. Makanan yang dicerna dalam jangka waktu lama atau sekitar 8 jam pencernaan diantaranya adalah karbohidrat kompleks (gandum, beras merah). Sedangkan makanan yang cepat dicerna (3-4 jam) dan sebaiknya dihindari adalah makanan yang mengandung banyak gula dan karbohidrat sederhana
- Perbanyak makan sayuran karena sayuran mengandung serat yang cukup lama dicerna sehingga menimbulkan rasa kenyang lebih lama
- Tingkatkan asupan cairan dalam jumlah cukup (3-4 gelas air)
- Jangan minum minuman yang mengandung kafein karena bersifat diuretik dan dapat menimbulkan keluhan sakit kepala akibat dari efek adiksi
- Konsumsi buah-buahan yang banyak mengandung vitamin dan mineral
- Hindari makanan yang digoreng (deep fried) karena dapat menimbulkan keluhan kesehatan seperti mual, heart burn, kembung, dan peningkatan berat badan
- Konsumsilah makanan dan minuman dalam jumlah cukup dan seimbang
- Bersahurlah di waktu yang paling terakhir, agar badan pun tidak terlampau lemah karenanya
(Sumber Klikdokter)
2. Kendalikan Diri Anda Saat Berbuka Puasa
- Segerakanlah berbuka puasa jika sudah tiba waktunya
- Berbuka puasa sebaiknya diawali dengan makanan yang memiliki kadar glukosa alami untuk pemulihan energi di dalam tubuh, seperti kurma dan jus buah. Jus buah yang tidak asam dan tidak berasal dari suhu yang dingin dapat merupakan alternatif minuman berbuka yang sehat karena dapat mengembalikan kadar gula darah ke kadar normal
- Makanan yang terlalu banyak mengandung gula tambahan seperti kolak, biji salak, es buah, dan sebagainya, kurang baik untuk dikonsumsi
- Makanlah secara perlahan-lahan, bertahap, dan kunyahlah dengan sempurna untuk membantu pencernaan tubuh menyesuaikan diri setelah berpuasa seharian
- Jangan menyantap hidangan berbuka terlalu banyak, istirahatkan perut Anda setelah berbuka dengan menunaikan ibadah shalat terlebih dahulu baru kemudian menyantap hidangan utama
- Untuk makan malam, konsumsilah makanan yang sehat dengan komposisi seimbang antara karbohidrat kompleks (nasi merah, pasta, roti gandum), protein (ayam, ikan, kacang-kacangan), serat (sayuran), lemak, vitamin, dan mineral
- Konsumsilah cairan dalam jumlah cukup (1,5-2 L/hari) dari waktu berbuka hingga waktu sahur untuk menghindari kondisi dehidrasi (kekurangan cairan)
- Jangan jadikan berbuka puasa merupakan ajang balas dendam dengan mengonsumsi makanan sebanyak-banyaknya. Konsumsi berlebihan dan makan makanan dengan kadar lemak tinggi justru dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti kembung, konstipasi (sulit BAB), heart burn, nyeri perut, dan gangguan pencernaan lainnya
(Sumber Klikdokter)
3. Tips Berpuasa Bagi Ibu Hamil
- Di kala berbuka dan sahur, hindari makanan yang mengandung kadar gula tinggi karena cepat dicerna sehingga mengakibatkan mudahnya menjadi lapar kembali
- Saat sahur, pilihlah makanan yang lama dicerna seperti karbohidrat kompleks dan sayuran agar tidak terlalu lapar. Hindari makanan kaleng, makanan yang mengandung pengawet, tinggi kadar garam, dan tinggi kadar gula (ex: junk food)
- Berpuasa akan melambatkan jalannya sistim pencenaan sehingga ingatlah untuk berbuka puasa perlahan-lahan. Minumlah terlebih dahulu minuman yang manis atau jus buah dan kemudian diikuti dengan makanan ringan. Asupan makanan tetap harus seimbang baik karbohidrat, protein, vitamin, lemak, vitamin, dan mineral untuk pertumbuhan janin. Jangan lupa lengkapi asupan dengan susu dan buah
- Hindari minuman berkafein (teh, kopi, kola) terlalu banyak karena minuman berkafein merupakan diuretik (penarik cairan) yang menyebabkan seringnya berkemih di kala puasa dan berujung pada dehidrasi (kekurangan cairan). Minuman berkafein juga sebaiknya dihindari karena dapat menyebabkan �sakit kepala� akibat efek adiksi
- Jika udara di luar dalam kondisi panas dan lembab, sebaiknya ibu hamil berada di dalam ruangan agar tidak berkeringat terlalu banyak yang berujung pada dehidrasi
- Tingkatkan asupan cairan sejak berbuka hingga sahur, baik air mineral ataupun jus buah untuk menjaga kadar cairan tubuh (1,5-2L/hari)
- Hindari aktifitas fisik berlebihan dan berusahalan untuk beristirahat di siang hari
(Sumber Klikdokter)
4. Tanda yang Perlu Diwaspadai Bagi Ibu Hamil yang Berpuasa
- Segeralah berbuka dan hubungi dokter apabila ibu hamil yang berpuasa mengalami gejala-gejala seperti di bawah ini :
- Sakit kepala, pingsan, sangat kelelahan, dan lemas berlebihan. Apabila setelah beristirahat � - 1 jam tidak ada perubahan, segera hentikan puasa dan berkonsultasi ke dokter
- Berdebar-debar, sangat mual, demam
- Perubahan signifikan pada pergerakan janin, apabila ibu merasakan janin tidak bergerak seperti biasa maka berkonsultasilah ke dokter
- Terdapat keluhan sangat haus dan warna air seni menjadi lebih gelap. Hal ini merupakan tanda-tanda dehidrasi
- Terdapat kontraksi pada perut yang terasa nyeri. Hal ini dapat merupakan tanda-tanda kelahiran prematur. Segera hubungi dokter ibu
- Berat badan ibu tidak naik (0,5kg/minggu) namun justru turun
(Sumber Klikdokter)
5. Makanan yang sebaiknya dihindari dan dikonsumsi
Untuk menjaga kondisi tubuh tetap sehat dan bugar di kala berpuasa, asupan makanan yang kita konsumsi saat berbuka dan saat sahur haruslah bergizi dan seimbng. Asupan makanan tersebut harus tepat dengan metode memasak yang baik sehingga dapat dikemas menjadi sumber energi sepanjang hari dan menjadikan tubuh tetap fit dan tidak lemas.
Di bawah ini terdapat jenis makanan dan metode memasak yang disarankan di kala sahur dan berbuka dan yang sebaiknya dihindari :
Makanan yang Dihindari :
- Makanan yang digoreng dengan minyak dalam jumlah banyak dan sangat panas (deep fried food), seperti snak gorengan (pisang goreng, tahu, tempe)
- Makanan dengan kadar gula tinggi seperti kolak, biji salak, es teler, es buah, coklat, cake dalam jumlah berlebihan
- Makanan dengan kadar lemak tinggi seperti kulit ayam, jerohan, santan, daging berlemak
Makanan yang Sehat :
- Karbohidrat kompleks yang dapat memberi rasa kenyang lebih lama seperti nasi merah, kentang, roti gandum, roti yang dipanggang, kacang-kacangan. Sayuran yang banyak mengandung serat juga dicerna lebih lama dan menimbulkan perasaan kenyang
- Makanan yang dipanggang, ditumis, dikukus, atau direbus lebih baik dibandingkan makanan yang digoreng
- Makanan yang mengandung rasa manis alami seperti kurma dan buah-buahan
(Sumber Klikdokter)
6. Tip Sehat Dalam Menjalankan Puasa
Menjalankan ibadah puasa telah terbukti memiliki banyak manfaat, termasuk bagi kesehatan kita.
Selain itu, puasa juga bermanfaat dari sisi sosial dan kejiwaan. Dari segi sosial, puasa melatih orang berdisiplin, cinta keadilan, dan kadamaian.
Dari sisi kejiwaan, puasa membuat manusia menjadi pandai dalam menguasai diri. Sedangkan dari sisi kesehatan, berpuasa berarti mengistirahatkan saluran pencernaan (usus), enzim, dan hormon yang biasanya bekerja untuk mencerna makanan terus-menerus selama kurang lebih 18 jam.
Organ vital ini dapat istirahat selama 14 jam. Pada saat puasa, kadar gula dalam darah mudah dikendalikan. Apabila kadar gula darah turun, cadangan gula dalam bentuk glikogen di dalam hati mulai digunakan. Berikut beberapa tip untuk Anda:
1. Niat ikhlas. Tanpa ini, mungkin Anda masih tetap bisa endapatkan manfaatnya dari sisi kesehatan, sosial, maupun kejiwaan. Tapi untuk urusan pahala, jangan harap Anda akan mendapatkannya. Niat yang ikhlas bisa memicu Anda untuk konsisten dalam berpuasa?
2. Cukup Air. Sangat sederhana memang. Tapi justru ini yang sering dilupakan orang ketika adzan magrib berkumandang. Kebutuhan air tidak boleh Anda abaikan begitu saja. Tidak harus air putih. Kalau Anda menginginkan variasi, Anda bisa memilih teh, susu, jus buah, koktail buah, atau juga kuah sayur.
3. Cukup Kebutuhan Kalori. Kalori akan menghasilkan tenaga yang dibutuhkan manusia. Dalam sehari, wanita membutuhkan kalori
sekiRA 1900 kalori, sedangkan pria 2100 kalori. Saat berpuasa, tentunyaAnda bisa memenuhi angka tersebut pada saat berbuka dan sahur. Oleh karena itu, sebaiknya pilih makanan yang alami, agar makanan gampang diubah menjadi kalori tanpa menghasilkan efek negatif bagi tubuh, seperti kandungan bahan kimia dalam makanan olahan. Banyak sumber kalori yang bisa Anda peroleh dari
nasi, jagung, atau mie. Protein bisa didapat dari daging, tahu, dan lainnya.
4. Makan Secara Bertahap. Lapar karena seharian berpuasa bukanalasan untuk mengumbar nafsu makan saat berbuka.
Lihatlah kebutuhan yang harus Anda penuhi. Karbohidrat 50-60 persen,protein 10-20 persen, lemak 20-25 persen, cukup vitamin dan mineral dari sayur dan buah. Makanlah secara bertahap. Bisa Anda mulai dengan menikmati makanan ringan atau minuman yang manismanis seperti kolak pisang, kurma atau teh manis. Makanan manis mengandung karbohidrat sederhana yang akan mudah diserap dan segera menaikkan kadar gula darah. Setelah salat magrib, makan makanan pelengkap yang terdiri dari
nasi atau pengganti nasi, protein dari ayam, ikan, atau daging, tahu atau tempe, serat dari sayuran, dan buah. Setelah salat tarawih, Anda dapat makan camilan berupa roti atau buah. Pembagian makan bisa Anda lakukan seperti ini: 50 persen untuk berbuka, 10 persen setelah salat tarawih, dan 40 persen waktu sahur.
5. Rajin Sahur. Usahakan porsi sahur tidak sama dengan porsi makan saat berbuka puasa. Makanlah makanan dengan kadar protein
tinggi. Pencernaan dan penyerapan makanan juga menjadi lebih lama dibandingkan dengan makanan yang kadar karbohidratnya tinggi. Setelah sahur, tambahkan susu tanpa lemak dan suplemen multivitamin agar stamina tetap terjaga.
6. Rajin berolahraga. Tubuh Anda justru akan semakin lesu jika Anda tidak berolahraga. Tak harus olahraga yang banyak mengeluarkan keringat, tapi cukup olahraga yang banyak mengeluarkan keringat, tapi cukup olahraga ringan saja seperti jalan kaki, naik sepeda, dan lain-lain. Waktu berolahraga yang baik adalah menjelang berbuka puasa.
7. Tidur siang. Ini akan membantu Anda agar tidak mengeluarkan cairan tubuh berlebihan karena sengatan matahari atau yang lainnya. Selain itu, tidur siang akan mengurangi rangsangan lapar yang berasal dari perut.
(Sumber waspada.co.id)
7 . Tips Sehat Prima di Bulan Puasa
Tips sehat buka puasa di bulan Ramadhan perlu diperhatikan agar tetap segar kuat dan fit dalam beraktivitas baik di dalam rumah maupun di luar rumah (kantor, toko, mall, pabrik, warung, dll).
Perubahan jadwal makan pastinya akan membuat proses metabolisme tubuh juga berubah sehingga perlu penyesuaian di awal-awal bulan puasa. Demikian juga asupan karbohidrat, protein dan vitamin yang sangat mendukung kinerja alat tubuh secara optimal otomatis berubah takarannya, terutama dalam waktu konsumsinya.
Kalau di hari-hari biasa, acara ngemil dapat dilakukan kapan saja dan sebenarnya turut membantu mencukupi kebutuhan akan karbohidrat, protein dan vitamin. Namun saat Ramadhan tiba, silahkan diteruskan kebiasaan tersebut dan dijamin tidak mendapat pahala berpuasa :)
Mudah-mudahan tips sehat berbuka puasa ini dapat membantu untuk menjaga tubuh sahabat Rumah Islami tetap segar fit dan kuat sepanjang hari di bulan suci Ramadhan. Biar mudik Lebarannya tetap prima :)
Agar Kondisi Tetap Prima Kendati Tengah Berpuasa
Jangan lupa selalu mengkonsumsi makanan bergizi baik pada saat sahur atau berbuka puasa. Walau menu sederhana, yang penting mengandung lima unsur gizi lengkap seperti protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral.
Upayakan untuk mencegah dehidrasi tubuh dengan banyak minum air putih pada malam hari. Hal ini penting dilakukan, karena pada siang hari aktivitas kita cenderung banyak mengeluarkan keringat baik di ruangan terbuka atau ber-AC.
Pada saat berbuka, awali buka puasa Anda dengan makanan atau minuman hangat dan manis seperti kolak, setup, ataupun minuman manis lainnya. Tapi ingat, jangan mengkonsumsi minuman yang mengandung soda, karena dapat menimbulkan akibat buruk bagi perut Anda.
Jangan langsung minum air dingin atau es, sebaliknya biasakanlah berbuka dengan minuman yang hangat. Perut yang kosong bisa menjadi kembung, bila Anda langsung berbuka puasa dengan air dingin, karena asam lambung dalam tubuh kita akan terbentuk semakin banyak.
Kemudian beristirahatlah kurang lebih satu jam sebelum menyantap hidangan berbuka yang telah dihidangkan. Tujuannya untuk memberikan keseimbangan terlebih dahulu pada pencernaan kita. Ingat, jangan mengkonsumsi makanan berlebihan dan makanan asinan.
Berbuka puasa hendaknya dilakukan secara bertahap dan tidak terburu-buru agar lambung tidak "kaget". Dengan demikian kerja lambung tidak terlampau berat. Untuk meringankan kerja pencernaan, kunyah makanan dengan baik.
Agar Anda mampu menahan rasa lapar, perbanyaklah mengkonsumsi jenis makanan berserat yang banyak terdapat dalam sayur dan buah. Tubuh kita memerlukan waktu lebih lama untuk mencerna makanan yang banyak mengandung serat.
Selain memperbanyak makanan berserat dan makanan yang mengandung protein, sebaiknya Anda juga menyediakan jenis makanan yang mengandung vitamin dan mineral serta makanan tambahan agar tubuh tetap segar bugar sepanjang hari.
Vitamin yang penting dikonsumsi setiap hari adalah vitamin A, B, dan C. Tapi kalau Anda sudah makan buah berwarna kuning atau merah, sayur berwarna hijau tua, kacang-kacangan, maka tak perlu khawatir kekurangan vitamin tersebut.
Bagi penderita sakit lambung makanan yang sebaiknya dihindari adalah ketan, mie, daging berlemak, ikan dan daging yang diawetkan, sayuran mentah, sayuran berserat, minuman yang mengandung soda, dan bumbu yang tajam (cuka, cabai, asam). Jenis makanan tersebut bisa menimbulkan gas yang berpengaruh meningkatkan produksi asam lambung.
Bagi mereka yang berat badannya melebihi berat badan ideal, sebaiknya selama berpuasa pun tetap menghindari makanan yang tinggi kolesterolnya, misalnya lemak hewan, margarin, mentega. Selain itu, sebaiknya Anda menghindari makanan yang manis-manis, seperti dodol, sirup, cokelat, kue tar, es krim. "Selain lebih banyak mengkonsumsi sayur, buah, dan daging tanpa lemak, pengolahan makanannya pun sebaiknya jangan digoreng."
Sedang bagi mereka yang terlalu kurus, selama berpuasa sebaiknya menambah porsi susunya dan menghindari makanan yang sulit dicerna seperti sayuran berserat kasar (daun singkong, daun pepaya).
Bagi mereka yang berusia lanjut, aturlah pola makan saat berbuka puasa juga secara bertahap. Makanlah jumlah yang lebih sedikit, namun dilakukan beberapa kali.
(Sumber Kompas)
Demikian tips-tips ini semoga bermanfaat.
CS IDHERBA.com


